Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

Kisah Doa Omithofo Perpanjang Usia

Gambar
Kisah Melafal Amituofo Sembuh dari Penyakit 12 Usia Bertambah Panjang Huang Chun-mei, wanita, usia 41 tahun, penduduk Fuxin (kota prefektur di Provinsi Liaoning), tanggal 13 Januari 2014, setelah menjalani diagnosis di Rumah Sakit “Fuxin No.2 People's Hospital”, dinyatakan menderita Adenokarsinoma paru-paru (salah satu jenis kanker paru) stadium akhir. Huang Chun-mei tidak berani memercayai kenyataan pahit ini. Tanggal 11 April, dia memeriksakan diri ke Rumah Sakit Kanker Beijing, hasil laporannya sama, dia dinyatakan mengidap kanker paru stadium akhir, bahkan masa hidupnya cuma tinggal tiga bulan saja. Bintang sial mendadak mendarat di atas kepalanya, dia merasa begitu frustasi dan putus asa, putranya masih duduk di bangku sekolah menengah tingkat atas, Ayahbunda-nya mendengar penyakitnya itu, hati pun jadi hancur lebur. Kala itu ada seorang sahabat Dharma yang datang memberitahukan padanya : “Cobalah sesekali mengikuti kebaktian pelafalan Amituofo”. Huang Chun-mei yan...

Penjelasan Makna Dari Setiap Kata Ta Pei Cou 26

Gambar
PENJELASAN DARI SETIAP KATA ' TA PEI COU ' 26. MAHE MAHREDAYAM [ mo si mo si li tho yin ] Penampilan Bodhisattva AVALOKITESVARA atau KUAN SHE YIN PHU SA Berwujud Buddha AMITABHA. terjemahan : "MAHE" [ mo si ] artinya : sama dengan 'MAHA" [ mo he ] yaitu kebebasan terbesar, tanpa keterikatan dalam waktu seketika, dan "MAHRE" [ mo si ] maksudnya adalah : orang yang melaksanakan Dharma atau melatih diri setiap waktu dalam keadaan bebas leluasa tanpa terikat beban karma atau hutang karma. "DAYAM" [ li tho yin ] adalah bunga teratai, maksudnya adalah : melatih diri sampai mencapai tingkat vajra-samhatana-kaya ( memiliki tubuh Dharma yang tidak rusak ) serta mendapat singgasana teratai. Penjelasan : "MAHE" [ mo si ] artinya menyadarkan semua makhluk hidup agar jangan timbul keraguan dan harus melakukan praktek ajaran Dharma dengan bathin yang bebas leluasa tanpa keterikatan. Dalam melaksanakan Dharma atau melatih diri yang te...

Penjelasan Makna Dari Setiap Kata Ta Pei Cou 25

Gambar
PENJELASAN DARI SETIAP KATA ' TA PEI COU ' 25. MALA MALA [ mo la mo la ] Penampilan Bodhisattva AVALOKITESVARA atau KUAN SHE YIN PHU SA Berjubah putih. Terjemahan : "MALA MALA" [ mo la mo la ] artinya bertambah maju; tercapainya hasil yang sesuai dengan cita-cita. Maksudnya adalah memiliki tangan dan mata dari permata yang sesuai dengan cita-cita. Penjelasan : kalimat ini menjelaskan bahwa Bodhisattva memberitahu orang yang melaksanakan Dharma atau melatih diri, bila ingin mendapat mestika seperti yang dicita-citakan, haruslah melaksanakan perbuatan baik. Kesadaran atau pikiran timbul dari bathin, pada umumnya yang dimaksud dengan pikiran adalah kesadaran, hal yang terpenting bagi orang yang melaksanakan Dharma atau melatih diri adalah terlebih dahulu harus membersihkan diri dari pikiran yang kotor atau nafsu keinginan, setelah dicuci bersih, baru akan mendapat kebenaran sejati, bathin harus bersih, murni seperti semula, jangan ada sedikitpun keterikatan d...

Penjelasan Makna Dari Setiap Kata Ta Pei Cou 24

Gambar
PENJELASAN DARI SETIAP KATA ' TA PEI COU ' 24. SARVA SARVA [ sa pho sa pho ] Penampilan Bodhisattva AVALOKITESVARA atau KUAN SHE YIN PHU SA Berwujud Bodhisattva Xiang-Li. Terjemahan :"SARVA" [ sa pho ] artinya semua ajaran Buddha Dharma adalah adil, bersifat merata tanpa membeda-bedakan; memberi manfaat dan kebahagiaan kepada semua makhluk hidup. Semua makhluk hidup yang memiliki jodoh karma baik dengan Buddha Dharma akan mendapat manfaat dan berkah-Nya. Penjelasan : Dharani ini menjelaskan bahwa Bodhisattva memanggil makhluk-makhluk di 5 penjuru sebagai pasukan pengawal dan dengan ketrampilan yang unggul, Bodhisattva memberi manfaat dan kebahagiaan kepada semua makhluk hidup. Bodhisattva yang penuh welas asih selalu memikirkan untuk menyelamatkan makhluk hidup yang menderita, namun para makhluk hidup yang dungu tidak menyadarinya, tidak tahu bagaimana membuat dirinya menjadi orang yang memiliki jodoh karma baik, hal ini benar-benar merupakan kesulitan bagi ...

Perayaan Bajak Kerajaan Zaman Buddha Sidharta Gautama

Gambar
Perayaan Bajak Kerajaan Kala itu ada perayaan musiman tahunan yang disebut Perayaan Bajak Kerajaan. Perayaan ini tidak hanya diikuti oleh keluarga kerajaan, namun juga oleh seluruh warga kota. Dengan iring-iringan para menteri, anggota istana, pengawal, dan peserta lainnya, raja pergi ke lahan tani. Raja membawa serta pangeran muda dan mendudukkan-Nya di bawah naungan rindang sebatang pohon jambu (Eugenia jambolana) untuk dijaga oleh para pengasuh. Tiba waktunya, raja membuka perayaan itu dengan membajak lahan terlebih dahulu. Ia mengendarai pasangan kerbau pertama yang dirias indah dan menghela sebilah bajak emas. Para anggota istana lainnya mengikuti raja dengan mengendarai bajak perak yang dihela kerbau yang dirias dengan hiasan perak. Perayaan itu diselenggarakan dengan semarak. Menyadari bahwa para pengasuh telah meninggalkan-Nya untuk menonton perayaan tersebut, pangeran muda bangkit dan kemudian duduk tenang bersila. Ia mulai bermeditasi dengan konsentrasi pada napas ...

Kamma Baik Inferior 2 Akar

Gambar
KAMMA BAIK INFERIOR 2 AKAR Perbuatan baik termasuk dalam pengembangan dana, moralitas (sila) dan pengembangan batin (bhavana). Contohnya dalam berdana. Ketika kita berdana tidak disertai pengetahuan dan selama proses kebajikan tersebut diselingi kekotoran batin. Jika cetana (kamma) ini masak menjelang kematian dan karena kekuatan kamma ini, maka akan menghasilkan kelahiran kembali tanpa akar (ahetuka). Di sepanjang kehidupan membuahkan 8 resultan. Dampak kelahiran tanpa akar (ahetuka) adalah kelahiran dewa tingkat rendah atau manusia yang cacat, buta, tuli sejak lahir. Karena kekuatan kammanya tidak cukup memunculkan rupa dan landasan indrianya. Namun jika dalam kehidupannya itu, ia terbiasa melakukan kebajikan dengan murni (tanpa diselingi kekotoran batin) dan beruntungnya disertai dengan pengetahuan Dhamma, meskipun dalam kondisi fisiknya yang terbatas, maka akan menjadi kondisi pendukung untuk kelahiran selanjutnya yg disertai 3 akar. Apabila salah satu kamma baik super...

Masa Kecil Dan Pendidikan Buddha Sidharta Gautama

Gambar
Masa Kecil dan Pendidikan, Semasa kecil, Pangeran Siddhattha dirawat oleh para pengasuh dan orang-orang, siang dan malam, sebaik mungkin. Seluruh pengiring-Nya muda-muda, berpenampilan menarik, cantik, tampan, dan berbadan lengkap. Jika ada yang sakit, orang itu tidak diizinkan tinggal di istana dan akan digantikan orang lain. Sang pangeran disoleki sepenuhnya dengan aneka ragam perhiasan, kalungan bunga, minyak wangi, dan pernak-pernik nan semerbak. Tutup kepala, jubah, dan mantel-Nya didatangkan seluruhnya dari Negeri Kāsi. Para pemusik dan penari mempertunjukkan pelbagai kebolehan mereka untuk menghibur-Nya sepanjang hari. Para pelayan diperintahkan untuk meneduhkan-Nya seharian penuh dengan payung besar ke mana pun Ia pergi agar Ia terhindar dari terik matahari, debu, dan embun yang bisa membuat-Nya kurang nyaman. Raja Suddhodana memerintahkan orang-orangnya untuk membuat tiga kolam teratai di istananya. Kolam Uppala menjadi istimewa berkat teratai birunya yang tumbuh be...

Kamma Baik Superior 3 Akar

Gambar
KAMMA BAIK SUPERIOR TIGA AKAR  Perbuatan baik termasuk dalam pengembangan dana, moralitas (sila) dan pengembangan batin (bhavana). Contohnya dalam berdana. Ketika kita berdana disertai pengetahuan, maka kita melakukan kamma baik dengan 3 akar, yaitu tanpa keserakahan (alobha), tanpa kebencian (adosa), dan tanpa kegelapan batin (amoha). Jika kita bisa mempertahankan batin dalam kondisi positif seperti itu (dalam tiga waktu, yaitu sebelum – saat – dan sesudah melakukan perbuatan bajik), maka perbuatan baik tersebut termasuk KAMMA BAIK SUPERIOR 3 AKAR. Kita bersyukur ada kesempatan berbuat bajik, misalnya dalam hal berdana. Melakukan kebajikan dengan penuh perhatian, fokus, sepenuh hati, dan bergembira; setelah melakukan kebajikan pun, kita merasa berbahagia dalam kebajikan tersebut. Jika cetana (kamma) ini masak menjelang kematian dan karena kekuatan kamma ini, maka akan menghasilkan kelahiran kembali 3 akar (tihetuka). Di sepanjang kehidupan bisa membuahkan 16 resultan....

14 Pedoman Hidup Manusia

Gambar
14 PEDOMAN HIDUP MANUSIA 1.Musuh terutama manusia adalah dirinya sendiri 2.Kegagalan terutama manusia adalah kesombongan 3.Kebodohan terutama manusia adalah sifat menipu 4.Kesedihan terutama manusia adalah rasa iri hati 5.Kesalahan terutama manusia adalah mencampakkan dirinya 6.Dosa terutama manusia adalah menipu dirinya dan orang lain 7.Sifat manusia yang terkasihan adalah rasa rendah hati 8.Sifat manusia yang paling dapat dipuji adalah semangat keuletannya 9.Kehancuran terbesar manusia adalah rasa keputusasaan 10.Harta terutama manusia adalah kesehatan 11.Hutang terbesar manusia adalah hutang budi 12.Hadiah terutama manusdia adalah lapang dada dan mau memaafkan 13.kekurangan terbesar manusia adalah sifat berkeluh kesah dan tidak memilikin kebijaksanaan 14.Ketentraman dan kedamaian terutama manusia adalah suka berdana dan beramal Omithofo..

Penjelasan Makna Dari Setiap Kata Ta Pei Cou 23

Gambar
PENJELASAN DARI SETIAP KATA ' TA PEI COU ' 23. MAHA BODHISATTVA [ mo he phu thi sa thuo ] Penampilan Bodhisattva AVALOKITESVARA atau KUAN SHE YIN PHU SA Berwujud Rupa Yang Suci Bersih Tanpa keAKUan. Terjemahan : "MAHA" [ mo he ] artinya Buddha Dharma maha besar dan maha luas; semua orang yang melaksanakan Dharma atau melatih diri, pasti akan mencapai keberhasilan. "BODHI" [ phu thi ] artinya sudah sadar dan sudah melihat dengan jelas bahwa semua yang ada di dunia fana ini adalah kosong / tidak kekal. "SATTVA" [ sa thuo ] artinya belajar Dharma yang tiada bandingannya; semua fenomena atau wujud benda adalah tanpa inti atau kosong maksudnya tidak kekal. Penjelasan : kalimat ini menjelaskan bahwa orang yang melaksanakan Dharma atau melatih diri harus melihat bahwa semua kejayaan dan kemewahan adalah tidak kekal, serta harus menganggap wujud dari benda duniawi adalah bagaikan gelembung buih atau berupa bayangan dari awan di depan mata yang m...

Penjelasan Makna Kata Dari Ta Pei Cou 22

Gambar
PENJELASAN DARI SETIAP KATA ' TA PEI COU ' 22. EHRE [ yi si li ] Penampilan Bodhisattva AVALOKITESVARA atau KUAN SHE YIN PHU SA Berwujud Dewa Langit San-She-San-Tien-Mo-Xi-Shou-Luo. Terjemahan : "EHRE" [ yi si li ] artinya mengikuti ajaran Dharma, tanpa ego atau keAKUan, tiada cinta atau pikiran pribadi. Maksudnya adalah : belajar melaksanakan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Dharma, maka itu akan berhasil. Penjelasan : Dharani ini menjelaskan bahwa Bodhisattva Avalokitesvara dengan maitri karuna yang tiada batas memberi manfaat kepada manusia dan menolong semua makhluk hidup. Bodhisattva bertekad menyelamatkan segala jenis makhluk hidup. Para makhluk hidup di Mahasahasra Lokadhatu atau jagad raya masing-masing memiliki benih karma atau sebab akibat dari perbuatan sendiri, maka itu, harus mengalami kelahiran, usia tua, sakit, kematian, kesedihan, kebahagiaan, kekhawatiran, kesenangan dan sebagainya, semua ini merupakan proses perjalanan kehidupan yang ...

Empat Golongan Nasib Manusia

Gambar
Untuk Menambah Wawasan. 4 Tipe Golongan Manusia. Di dunia ini terdapat 4 tipe golongan orang : 1. 皇帝身, 皇帝骨 (huáng dì shēn, huáng dì gǔ) : Punya badan raja, Tulangnya juga tulang raja. 2. 皇帝身, 乞丐骨 (huáng dì shēn, qǐ gài gǔ) : Punya badan raja, tapi memiliki tulang pengemis. 3. 乞丐身, 皇帝骨 (qǐ gài shēn, huáng dì gǔ) : Punya badan pengemis, tapi memiliki tulang raja. 4. 乞丐身, 乞丐骨 (qǐ gài shēn, qǐ gài gǔ) : Punya badan pengemis, tulangnya juga tulang pengemis. Berikut penjelasan dari ke empat tipe golongan orang diatas : ♦ Golongan pertama : 皇帝身, 皇帝骨 (huáng dì shēn, huáng dì gǔ). Artinya punya badan raja, tulangnya juga tulang raja. Golongan ini untuk menggambarkan dimana terdapat seseorang yang kaya, serta jiwa nya juga kaya. Kekayaannya dapat dinikmati/digunakan; misalnya buat jalan-jalan ke luar negeri, bisa buat beli mobil, rumah, dan segala macam harta benda duniawi untuk dinikmati, serta bisa nyumbang banyak untuk berbuat amal (kung tek). ♦ Golongan kedua : 皇帝身, 乞丐骨 (hu...

Mantra Hati Jhambala Kuning

Gambar
黄财神 Huáng cáishén 【 Mantra Hati Jambhala Kuning 】: “Om. Zhen-ba-la. Cha-leng-zha-na-ya. Suoha.” 【 Pengenalan Singkat Pratima Jambhala Kuning 】 Jambhala Kuning ( Huang Cai-shen /黃財神 ) adalah Vaisravana Devaraja, wujudnya dalam Tantra Tibet adalah : Tubuh berwarna kuning, duduk setengah bersila, kepala mengenakan mahkota ratna, mahkotanya berhiaskan ratna mutu manikam, wajahnya bulat, subur dan penuh wibawa, tubuh mengenakan untaian kalung ratna mutu manikam, tangan kanan membawa sebuah ratna yang berbentuk seperti buah jeruk, tangan kiri memegang Nakula ( Tikus Harta ) , Nakula ini memuntahkan benda berharga yang tak terhingga banyaknya. 【 Kutipan Dharmadesana Dharmaraja Liansheng 】 Jambhala Kuning merupakan manifestasi dari Vaisravana Devaraja yang merupakan salah satu dari Catur Maharajika, merupakan Devata Pelindung Dharma dan memiliki kemampuan dalam menganugerahkan berkah. Jambhala Kuning merupakan salah satu dari Asta Mahadinata ( 8 Yidam ) dalam Zhenfo Zong, merupaka...

Tanah Dewa Gunung Oleh Master Lu Sen Yen

Gambar
Tanah Dewa Gunung Saya pernah mengatakan: Yang paling kaya di alam surga adalah Empat Raja Langit. Yang paling kaya di alam air adalah Raja Naga. Yang paling kaya di atas bumi adalah Dewa Gunung. Ini mengacu pada kekayaan dunia materi, dan kekayaan sejati dunia tak berwujud, yang paling kaya secara wujud adalah “kebenaran” atau “Tathata” atau “Nirvana” atau “Kebijaksanaan Tathagata” (Prajna). Selama konsultasi, ada sebuah kejadian aneh, sebagai berikut: Ada seseorang, bermarga Jiang, datang menanyakan nasib dan peruntungan. Setelah saya meramal, saya menjawab, “Anda akan kaya!” “Apa?” “Kaya.” Sekawanan orang yang datang bersamanya, tertawa terbahak-bahak, ternyata Bapak Jiang adalah seorang tukang penebang kayu muda, tidak pernah bersekolah, keluarga tidak berada, hanya mengandalkan tenaga menebang kayu di hutan, gaji setiap bulan tidak besar. Saya meramal ia bisa kaya, sehingga semua orang tertawa terbahak-bahak. Jiang bertanya pada saya, “Kapan kaya?” Saya m...

Piket Dua Dewa Rejeki Oleh Master Lusenyen

Gambar
Piket Dua Dewa Rezeki, Pernah suatu kali saya berkunjung ke sebuah restoran, ketika memasuki pintu, saya menjadi sangat kaget, ternyata di balik pintu berdiri dua sosok Dewa Bhumi. Saya tersenyum dan menyapa kedua Dewa Bhumi, “Hai! Apa Kabar!” Sekarang ganti  Kedua Dewa Bhumi yang kaget, rupanya di dunia ini masih ada satu orang yang bisa melihat kehadiran mereka. Kedua Dewa Bhumi kemudian terlihat wajar kembali dan berkata, “Silahkan duduk, tuan.” Ketika di dalam restoran saya mendengar kedua dewa rezeki saling berbisik,  “Siapa itu?” “Guru Lu, kamu tak kenal?” “Orang suci dari mana?” “Penghidupan lalu sebagai Padmakumara, penghidupan kini meyelamatkan makhluk luas.” “Siapa pula Padmakumara itu?” “Penjelmaan Amitabha Buddha.” “Wah! Asal usulnya tidak kecil. Tidak heran dia bisa melihat kita.” Mendengar sampai sini, saya sudah tidak ingin mendengar lebih lanjut, lantas saya tutup pendengaran ‘Shun Feng Er’ saya. Saya memberitahu siswa yang duduk semeja den...

Riwayat Hidup BodhiDharma

Gambar
Riwayat Hidup Bodhidharma, Pada 495 Masehi, biksu India Ba Tuo, atau Buddhabhadra, datang ke Cina mengajarkan agama Buddha yang dikenal sebagai Buddhisme Xiao Cheng (Hinayana). Dia diberi tanah di kaki gunung Shaoshi oleh Kaisar Shao Wen dan mendirikan Kuil Shaolin di tanah ini. Sekitar waktu Ba Tuo mendirikan Kuil Shaolin ada seorang pangeran India bernama Bodhidharma. Bodhidharma sangat cerdas dan merupakan anak kesayangan raja wilayah yang sekarang merupakan bagian dari India selatan. Bodhidharma memiliki dua kakak laki-laki yang takut bahwa ayah mereka, raja akan meneruskan dan mewariskan kerajaan untuk Bodhidharma. Dalam kecemburuan mereka, dua kakak laki-laki sering meremehkan Bodhidharma ketika berbicara dengan ayah mereka, dengan harapan untuk mengubah pemikiran ayahnya untuk melawan saudara muda mereka. Saudara-saudara yang lebih tua juga berusaha untuk membunuh Bodhidharma tapi Bodhidharma memiliki karma yang sangat baik dan begitu upaya tersebut tidak berhasil. Mesk...

Penjelasan Makna Dari Setiap Kata Ta Pei Cou 21

Gambar
PENJELASAN DARI SETIAP KATA ' TA PEI COU ' 21. KARATE [ cia lu ti ] Penampilan Bodhisattva AVALOKITESVARA atau KUAN SHE YIN PHU SA Berwujud Raja Dewa. Terjemahan :"KARATE" [ cia lu ti ] artinya yang welas asih, yang menolong penderitaan makhluk hidup, yang bermoral dan yang menjalankan Dharma. Maksudnya adalah : apabila tekad umat manusia kokoh dalam menjalankan Dharma, barulah dapat memiliki kebijaksanaan. Penjelasan : Dharani ini menunjukkan tekad utama dari sang Bodhisattva Avalokitesvara yang maha maitri karuna. Beliau menunjukkan arah dan nasehat kepada orang yang melaksanakan Dharma atau melatih diri. Orang yang menjalankan Dharma atau melatih diri, terlebih dahulu harus memantapkan tekad diri sendiri, mempertahankan ketenangan jiwa dan memiliki hati yang lapang, serta tidak merasa cemas terhadap keberhasilan pribadi, karena keberadaan dari jalan Dharma sesungguhnya sangat halus pemahamannya, yang mana menitikberatkan pada bathin atau kesadaran yang ...

Penjelasan Makna Dari Setiap Kata Ta Pei Cou 20

Gambar
PENJELASAN DARI SETIAP KATA ' TA PEI COU ' 20. LOKATE [ lu cia ti ] Penampilan Bodhisattva AVALOKITESVARA atau KUAN SHE YIN PHU SA Berwujud Maha Raja Dewa Brahma. Terjemahan : "LOKATE" [ lu cia ti ] artinya Sang Buddha atau Bhagava Lokanatha atau guru jagad yang telah bebas atau yang sudah tidak terikat pada hal apapun. Maksudnya adalah : bathin dari Sang Buddha telah bersih dan suci, tanpa noda, sehingga seluruh tubuh-Nya bercahaya terang dan dapat bersatu dengan alam semesta. Penjelasan : kalimat ini adalah Dharani yang disampaikan oleh Bodhisattva Avalokitesvara untuk menasehati semua makhluk hidup, yaitu : orang yang melaksanakan Dharma atau melatih diri, haruslah menjaga kesucian bathin. Maksudnya adalah : setiap saat harus waspada, dimana saja harus selalu mawas diri agar kondisi bathin selalu dalam keadaan terang. Manusia sesungguhnya adalah satu sumber dengan alam, yaitu satu tubuh dengan semua perwujudan alam. Apabila sang umat dapat menjaga sifat...

Penjelasan Makna Dari Kata Ta Pei Cou 19

Gambar
PENJELASAN DARI SETIAP KATA ' TA PEI COU ' 19. OM AVALOKI [ an oh pho lu si ] Penampilan Bodhisattva AVALOKITESVARA atau KUAN SHE YIN PHU SA Berwujud Maha Welas Asih Yang Tiada Batas. Terjemahan : "OM" [ an ] artinya membimbing untuk terlahir. "AVALOKI" [ oh pho lu si ] artinya melihat dan mendengar suara. Penjelasan : kalimat ini adalah Dharani yang mengatakan bahwa melaksanakan Dharma atau melatih diri tidak perlu mencari di luar; bersifat suci. Arti dari kalimat ini nampaknya sederhana, tetapi sesungguhnya makna yang dikandung di dalamnya sangat luas dan dalam. Karena kata "bersih' artinya bersih dari kegelisahan bathin; "kesucian bathin" berarti hati yang tidak tercemar atau tanpa noda nafsu keinginan. Orang yang melaksanakan Dharma atau melatih diri, nilainya terletak pada tekadnya yang kuat dan kokoh untuk tidak tergoda oleh godaan para setan penggoda, yang mana sering menggoda manusia dengan menampilkan khayalan wujud wa...

Penjelasan Makna Dari Setiap Kata Ta Pei Cou 18

Gambar
PENJELASAN DARI SETIAP KATA ' TA PEI COU ' 18. TADYATHA [ ta che tha ] Penampilan Bodhisattva AVALOKITESVARA atau KUAN SHE YIN PHU SA Berwujud Seorang Arahat. Terjemahan : "TADYATHA" [ ta che tha ] artinya di dalam Maha Karuna  Dharani terdapat kata yang menunjukkan kemuliaan nama Bodhisattva ; welas asih; benih Kebuddhaan; mudra; pandangan yang bijaksana dan berbagai ajaran Dharma. Penjelasan : Dharani ini menjelaskan bahwa Bodhisattva Avalokitesvara yang mewujudkan dirinya sebagai seorang arahat adalah untuk menunjukkan ketulusan hati-Nya yang tanpa Batas. Dharani ini mengajarkan bahwa hati nurani dan prilaku haruslah serasi. Menjalankan Dharma sebenarnya tidak sulit, kuncinya adalah ketulusan. [ Kata ini adalah sambungan dari naskah sebelumnya yang berarti ketulusan ] . Orang yang melaksanakan Dharma atau melatih diri, apabila dapat benar-benar berkonsentrasi dengan sepenuh hati, tanpa berpura-pura, maka ucapan dan perbuatannya akan sejalan. Dengan demi...