Penjelasan Makna Dari Setiap Kata Ta Pei Cou 23

PENJELASAN DARI SETIAP KATA
' TA PEI COU '

23. MAHA BODHISATTVA
[ mo he phu thi sa thuo ]

Penampilan Bodhisattva AVALOKITESVARA atau KUAN SHE YIN PHU SA Berwujud Rupa Yang Suci Bersih Tanpa keAKUan.

Terjemahan : "MAHA" [ mo he ] artinya Buddha Dharma maha besar dan maha luas; semua orang yang melaksanakan Dharma atau melatih diri, pasti akan mencapai keberhasilan. "BODHI" [ phu thi ] artinya sudah sadar dan sudah melihat dengan jelas bahwa semua yang ada di dunia fana ini adalah kosong / tidak kekal. "SATTVA" [ sa thuo ] artinya belajar Dharma yang tiada bandingannya; semua fenomena atau wujud benda adalah tanpa inti atau kosong maksudnya tidak kekal.

Penjelasan : kalimat ini menjelaskan bahwa orang yang melaksanakan Dharma atau melatih diri harus melihat bahwa semua kejayaan dan kemewahan adalah tidak kekal, serta harus menganggap wujud dari benda duniawi adalah bagaikan gelembung buih atau berupa bayangan dari awan di depan mata yang mana dalam sekejap mata akan hilang, dan selanjutnya haruslah bertekad membersihkan jasmani dan rohani, sampai mencapai keadaan yang tanpa hawa nafsu dan keserakahan.

Terutama bagi pemula, sangat dibutuhkan ketulusan hati yang kuat, bersedia dengan tekun mempelajari Dharma untuk mencapai pembebasan dari nafsu keinginan, serta tidak terikat pada bentuk atau rupa dari wujud benda-benda duniawi dan bebas dari sifat keegoisan.

Bila kita dapat berlatih mempraktekkan Dharma dengan cara demikian, maka Bodhisattva pasti akan menggunakan dua kesempurnaan yaitu samadhi ( meditasi ) dan prajna ( kebijaksanaan ) memberi bimbingan kepada makhluk hidup, sesuai dengan kondisi dari ikatan karmanya, serta memberkati dan memberi semangat kepada mereka, maka itu, bagi umat yang bertekad melaksanakan Dharma, berhasil atau tidak perjuangannya, tergantung pada dirinya sendiri, bukan di tangan Bodhisattva.

Apabila hanya memiliki tekad, tetapi tidak kokoh ataupun orang yang bertingkah laku buruk, selalu melakukan perbuatan yang merugikan makhluk lain, bagaimana dapat mengharap welas asih dari Sang Bodhisattva ?

Bathin yang bersih dan suci, tanpa sifat egois, serta bathin yang penuh pengasih, bersifat maitri karuna adalah ajaran Dharma yang tiada duanya, yang harus dimiliki oleh orang yang melaksanakan Dharma.



Omithofo...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ta Pei Cou dan Makna

Empat Golongan Nasib Manusia

Guang Ze Zun Wang