Penjelasan Makna dari Setiap Kata Ta Pei Cou 8
PENJELASAN DARI SETIAP KATA
' TA PEI COU '
8. SARVARABHAYE
[ sa pho la fa yi ]
Penampilan Bodhisattva AVALOKITESVARA atau KUAN SHE YIN PHU SA Berwujud Catur Maharajika atau Empat Raja Langit.
Terjemahan : "SARVA" [sa pho la] artinya bebas leluasa. "RABHAYE" [fa yi] artinya yang suci mulia, maksudnya yang telah bebas dan yang suci.
Penjelasan : kalimat ini menjelaskan bahwa Bodhisattva mengajarkan kepada orang yang menjalankan Dharma atau orang yang melatih diri harus terlebih dahulu mensucikan bathin dan jasmani diri sendiri. Dharani ini bertujuan untuk mengubah sifat yang buruk menjadi sifat yang baik, sebagai pintu masuk menuju jalan Dharma.
Apabila makhluk hidup dapat menjaga prilaku yang baik, tentu semua yang tidak baik tidak akan dilakukan. Apabila bathinnya lurus, maka semua pikiran yang tidak baik tidak akan bangkit, maka itu, orang yang menjalankan Dharma, harus terlebih dahulu membersihkan diri sendiri dari sifat : kemarahan, kesombongan, keterikatan terhadap benda atau wujud duniawi, keserakahan dan nafsu birahi yang ada dalam bathinnya. Dengan cara demikian, barulah dapat tercerahkan kembali bathinnya ke kesucian yang semula atau menemukan kembali benih Kebuddhaannya.
Bodhisattva mengatakan : "Orang yang mempraktekkan Dharma mulia ini, dimana saja orang tersebut berada, selalu dilindungi oleh para Buddha dari 10 penjuru alam semesta. Apabila Sang umat dapat mempraktekkan ajaran Dharma yang terkandung dalam Dharani ini dan melafalkan atau membaca berulang-ulang Dharani ini dalam kehidupan sehari-hari, maka semua makhluk jahat akan pergi jauh begitu mendengar suaranya." Dengan demikian, maka pengaruh jahat dari luar tidak akan mengganggu lagi, maka sang umat secara lahiriah dan bathiniah akan menjadi suci dan bersih, dan secara alami orang yang melatih diri akan mencapai keberhasilan di jalan Dharma.
Omithofo....
' TA PEI COU '
8. SARVARABHAYE
[ sa pho la fa yi ]
Penampilan Bodhisattva AVALOKITESVARA atau KUAN SHE YIN PHU SA Berwujud Catur Maharajika atau Empat Raja Langit.
Terjemahan : "SARVA" [sa pho la] artinya bebas leluasa. "RABHAYE" [fa yi] artinya yang suci mulia, maksudnya yang telah bebas dan yang suci.
Penjelasan : kalimat ini menjelaskan bahwa Bodhisattva mengajarkan kepada orang yang menjalankan Dharma atau orang yang melatih diri harus terlebih dahulu mensucikan bathin dan jasmani diri sendiri. Dharani ini bertujuan untuk mengubah sifat yang buruk menjadi sifat yang baik, sebagai pintu masuk menuju jalan Dharma.
Apabila makhluk hidup dapat menjaga prilaku yang baik, tentu semua yang tidak baik tidak akan dilakukan. Apabila bathinnya lurus, maka semua pikiran yang tidak baik tidak akan bangkit, maka itu, orang yang menjalankan Dharma, harus terlebih dahulu membersihkan diri sendiri dari sifat : kemarahan, kesombongan, keterikatan terhadap benda atau wujud duniawi, keserakahan dan nafsu birahi yang ada dalam bathinnya. Dengan cara demikian, barulah dapat tercerahkan kembali bathinnya ke kesucian yang semula atau menemukan kembali benih Kebuddhaannya.
Bodhisattva mengatakan : "Orang yang mempraktekkan Dharma mulia ini, dimana saja orang tersebut berada, selalu dilindungi oleh para Buddha dari 10 penjuru alam semesta. Apabila Sang umat dapat mempraktekkan ajaran Dharma yang terkandung dalam Dharani ini dan melafalkan atau membaca berulang-ulang Dharani ini dalam kehidupan sehari-hari, maka semua makhluk jahat akan pergi jauh begitu mendengar suaranya." Dengan demikian, maka pengaruh jahat dari luar tidak akan mengganggu lagi, maka sang umat secara lahiriah dan bathiniah akan menjadi suci dan bersih, dan secara alami orang yang melatih diri akan mencapai keberhasilan di jalan Dharma.
Omithofo....

Komentar
Posting Komentar