Penjelasan Makna Dari Kata Ta Pei Cou 4

PENJELASAN DARI SETIAP KATA 'TA PEI COU'

4. BODHISATTVAYA
[phu thi sa tuo pho ye]
Penampilan Bodhisattva AVALOKITESVARA atau KUAN SHE YIN PHU SA Memegang sejenis Selendang Tali.

Terjemahan : "BODHI" [phu thi] artinya sadar. "SATTVA" [sa tuo] artinya makhluk hidup. "VAYA" [po ye] artinya menghormati. Maksudnya adalah : bersujud menghormati kepada makhluk hidup yang telah sadar.

Penjelasan : kalimat ini menjelaskan bahwa Bodhisattva menasehati semua makhluk hidup di atas bumi ini, untuk sadar sedini mungkin dan dengan segera mempelajari Dharma.

Hal yang terpenting adalah harus selalu mawas diri, mengawasi diri sendiri, mengamati bahwa semua yang ada di sekitarnya adalah berupa khayalan atau ilusi dan bersifat tidak kekal, bahkan tubuh manusia ini juga tidak kekal karena terbentuk dari kondisi atau akibat dari karma. Hanya saja manusia sudah terlalu lama tenggelam dalam keterikatannya, sehingga tak ingin menyadari hal ini dan tetap berada di luar serta menyiakan diri sendiri untuk tetap tenggelam di dalam lingkaran tumimbal lahir di alam derita.

Umat manusia tidak bersedia memasuki pintu Dharma kebenaran mutlak, maka dari itu khayalan bathinnya timbul terus, tiada sesaatpun berhenti. Bodhisattva demi umat manusia agar dapat mencapai pembebasan, berikrar untuk menyelamatkan semua makhluk hidup, mengajari semua makhluk hidup agar jangan bersifat lengah, tetapi harus menguatkan tekad agar tetap kokoh untuk tekun menjalankan Dharma, serta dengan tegas menyadari kebenaran yang harus dicari dalam kehidupan ini dan berusaha untuk mensucikan diri dan kembali ke niat yang baik atau kembali ke hakekat Kebuddhaannya, yang sesungguhnya telah ada di dalam hati atau bathin setiap manusia.

Dengan cara demikian, maka orang yang melaksanakan Dharma atau melatih diri tidak akan menghabiskan seluruh hidupnya untuk terus terhanyut oleh godaan benda duniawi.

Apabila bathinnya tidak terlena dan tetap berada dalam keadaan sadar, maka kebijaksanaannya akan timbul, lambat laun, bathin dapat kembali pada kesuciannya yang semula, dan setelah memahami proses dari alam semesta ini, sang umat akan memasuki Nirvana.



Omithofo...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ta Pei Cou dan Makna

Empat Golongan Nasib Manusia

Guang Ze Zun Wang