Hei Bai Wu Chang
Heibai Wuchang – Xie Bian dan Fan Wujiu
Kedua pengawal ini sedikit mengingatkan kita dengan Zhong Kui, yaitu sosok hantu yang mendapat ganjaran baik di akhirat setelah kematiannya, karena diperlakukan secara tidak adil pada saat hidup di dunia. Zhong Kui bertugas sebagai penjaga alam bawah sekaligus pelindung manusia dari gangguan hantu.
Dalam kepercayaan Taoism, kedua pengawal ini disebut juga sebagai roh penjemput (grim reaper) atau Wuchang, yaitu pengawal utusan dari neraka untuk mengantar arwah orang yang baru saja meninggal dari dunia manusia, untuk menuju ke alam bawah, maupun sebaliknya. Kedua sosok pengawal ini digambarkan mengenakan pakaian hitam dan putih.
1. Bai Wuchang, atau penjaga kefanaan putih disebut juga dengan Jenderal Xie, atau nama aslinya Xie bian digambarkan memiliki tubuh jangkung dan kurus, serta mengenakan pakaian putih. Sering kali juga ia divisualisasikan dengan mata melotot, senyum lebar dan lidah panjang yang terjulur. Orang2 biasa memanggil beliau “Qi Ye” atau kakek ketujuh.
Sosok ini memiliki aura sangat ramah dan bersahabat di sekitarnya. Di topinya terdapat sebuah tulisan “Keberuntungan dan kekayaan akan menghampiri siapapun yang menemuiku” (Yījiàn shēngcái/yījiàn dàjí), dan “kamu juga sudah datang” (Nǐ yě láile).
Di tangannya ia membawa kipas, borgol berbentuk ikan dan lempengan kayu dengan tulisan. Biasanya ia membimbing roh orang baik ke alam bawah dan memberi mereka hadiah berupa uang dan koin emas karena sikap baik mereka. Karena kesan menyenangkan yang diberikannya, sering kali ia juga dikaitkan dengan Dewa Keberuntungan.
2. Kemudian Hei Wuchang, atau penjaga kefanaan hitam disebut juga Jenderal Fan, atau Fan Wujiu digambarkan memiliki tubuh yang pendek dan gemuk, serta mengenakan pakaian hitam. Orang2 biasa memanggil beliau “Ba Ye” atau kakek kedelapan.
Sosok ini memiliki wajah yang hitam dan galak, memiliki aura yang menakutkan, dan bersikap sangat galak pada roh orang jahat. Di topinya terdapat tulisan, “Kematian akan menghampiri siapapun yang menemuiku”, “perdamaian untuk seluruh dunia” (Tiānxià tàipíng), dan “akan menangkapmu sekarang” (Zhèngzài zhuō nǐ).
Ia juga membawa kipas dan lempengan kayu yang bertuliskan “membuat perbedaan jelas antara yang baik dan yang jahat” (Shàn è fēnmíng), serta “mengganjar perbuatan baik dan menghukum perbuatan jahat” (Jiǎng shàn fá è)’. Ia juga membawa rantai besi di salah satu lengannya. Karena kegarangannya, ia sering diberi tugas untuk menangkap roh jahat.
Menurut cerita legenda Tiongkok kuno, semasa hidupnya kedua sosok ini adalah jenderal penjaga. Ceritanya, pada suatu hari saat proses pemindahan semua tawanan, mereka kehilangan satu tawanan sehingga mereka memutuskan untuk berpencar mencari tawanan yang hilang tersebut, dan berjanji akan bertemu lagi di bawah sebuah jembatan.
Namun, hujan turun besar sekali hingga menaikkan ketinggian permukaan air sungai. Saat itu, Jenderal Fan Wujiu sedang menunggu sahabatnya di bawah jembatan cukup lama dan bersikeras untuk tidak pergi. Dan akhirnya Jenderal Fan tenggelam saat air sungai semakin tinggi dan mencapai daratan.
Saat Jenderal Xie tiba di jembatan dan melihat sahabatnya sudah meninggal, ia sangat terpukul dan memutuskan untuk gantung diri. Kaisar langit sangat tersentuh oleh sikap patriotik, bertanggung jawab dan kesetiakawanan kedua sahabat ini, sehingga menunjuk mereka sebagai penjaga kefanaan hitam (Yin) dan penjaga kefanaan putih (Yang) yang bertugas untuk mengawal roh orang mati.
Dalam beberapa kisah, mereka muncul selama Festival Hantu Lapar dan menghadiahi roh-roh yang baik dengan kepingan-kepingan emas.
Pada dasarnya, Hitam dan putih bukanlah warna kulit atau warna pakaian, namun lebih mewakili prinsip Yin (阴) Yang (阳). Hitam melambangkan Yin dan Putih melambangkan Yang. Alasan kenapa Penjaga Heibai Wuchang disebut juga dengan penjaga Wuchang Yin dan Yang karena roh dalam tubuh manusia terdiri atas roh ethereal Yang (disebut juga dengan Hun) dan roh korporeal Yin (disebut juga dengan Po).
Saat seseorang meninggal dunia, kedua Wuchang ini akan menjemput rohnya. Satu Wuchang akan bertanggung jawab untuk menjemput Hun, Wuchang yang lainnya bertugas untuk memisahkan Po dari tubuh dengan menyerapnya. Lalu roh tersebut akan diantar ke dunia bawah untuk menunggu penghakiman oleh raja dunia akhirat Yanluo Wang (Giam Lo Ong).
Menurut kepercayaan Taoism, energi yin dan yang harus tetap seimbang. Tubuh pria terdiri atas roh yang (putih) dan jiwa yin (hitam). Sedangkan wanita terdiri atas roh yin (hitam) dan jiwa yang (putih).
Oleh karena itu, saat seorang laki-laki meninggal, maka Wuchang Yang akan mengambil jiwa yin-nya, sementara Wuchang Yin akan mengambil roh yang-nya.
Sebaliknya, jika seorang wanita yang meninggal, maka Wuchang Yin akan mengambil jiwa yang-nya, dan Wuchang Yang akan mengambil roh yin-nya.
Omithofo..

Komentar
Posting Komentar