Bakti Kepada Orang Tua
Bakti Kepada Orang Tua,
Nabi Kong Hu Cu berkata ;
"Sikap perilaku dari seorang anak yang berbakti :
- Dalam kehidupan sehari-hari menampilkan sikap yang hormat.
- Melayani orang tua dengan hati yang gembira.
- Selalu prihatin dan penuh perhatian saat orang tua sakit.
- Sungguh ber-sedih hati saat beliau meninggal
- dan dengan tulus dan sungguh hati dalam bersembahyang,
= kalau ke lima hal ini dapat dijalankan, kemudian barulah bisa dikatakan Bakti."
Ada lima hal yang harus diingat dan dijalankan oleh seseorang
dan bila menjalankan dengan baik dan sungguh2 baru-lah bisa dikatakan seseorang yang berbakti, yaitu :
1. menaruh hormat kepada Orangtua dalam kehidupan sehari-hari,
yaitu sopan santun dalam sikap dan ber-bicara
2. hati merasa gembira memberikan nafkah kehidupan bagi Orangtua,
yaitu dengan senang hati menyediakan makanan, pakaian, perumahan
dan segala kebutuhan Orangtua
3. merasa risau dan khawatir bilamana Orangtua sedang sakit,
dan tentu-nya segera berusaha memberikan pengobatan,
memperhatikan dan merawat dengan sungguh hati
4. merasakan kesedihan yang mendalam bilamana Orangtua meninggal dunia
dan berusaha untuk memberikan penghormatan terakhir dengan baik dan layak,
misalnya dengan menjalankan upacara persemayaman dan penguburan
yang sebaik-baiknya sesuai kemampuan.
5. menjalankan upacara sembahyangan dengan tulus hati bila pada saat hari-hari diadakan sembahyangan untuk mengenang Orangtua,
yaitu merasakan seolah-olah Orangtua hadir saat itu.
Dari Kitab Lun - Ie : Membicarakan Bakti
(dari bab Wei Chen) :
Apa bedanya dengan memelihara hewan kalau tanpa sikap hormat dalam merawat orang tua.
"Orang sekarang yang disebut berbakti, hanya asal memberikan penghidupan saja.
Anjing, kuda sekalipun bisa saja dipelihara, kalau merawat orang tua tidak dengan rasa hormat, lalu apa beda-nya?"
Nabi Kong Hu Cu mengatakan :
bahwa orang zaman sekarang ini sudah merasa dirinya berbakti, asalkan telah bisa memberikan
~kebutuhan makan,
~pakaian dan
~tempat tinggal
kepada Orangtua.
Tapi coba lihat-lah; bukan-kah binatang seperti anjing dan kuda pun bisa dipelihara, diberi makan, diberi kandang?
Kalau dalam memberi penghidupan kepada Orangtua tanpa disertai sikap yang hormat dan tulus; lalu apa beda-nya dengan memelihara binatang?
Omithofo...
Nabi Kong Hu Cu berkata ;
"Sikap perilaku dari seorang anak yang berbakti :
- Dalam kehidupan sehari-hari menampilkan sikap yang hormat.
- Melayani orang tua dengan hati yang gembira.
- Selalu prihatin dan penuh perhatian saat orang tua sakit.
- Sungguh ber-sedih hati saat beliau meninggal
- dan dengan tulus dan sungguh hati dalam bersembahyang,
= kalau ke lima hal ini dapat dijalankan, kemudian barulah bisa dikatakan Bakti."
Ada lima hal yang harus diingat dan dijalankan oleh seseorang
dan bila menjalankan dengan baik dan sungguh2 baru-lah bisa dikatakan seseorang yang berbakti, yaitu :
1. menaruh hormat kepada Orangtua dalam kehidupan sehari-hari,
yaitu sopan santun dalam sikap dan ber-bicara
2. hati merasa gembira memberikan nafkah kehidupan bagi Orangtua,
yaitu dengan senang hati menyediakan makanan, pakaian, perumahan
dan segala kebutuhan Orangtua
3. merasa risau dan khawatir bilamana Orangtua sedang sakit,
dan tentu-nya segera berusaha memberikan pengobatan,
memperhatikan dan merawat dengan sungguh hati
4. merasakan kesedihan yang mendalam bilamana Orangtua meninggal dunia
dan berusaha untuk memberikan penghormatan terakhir dengan baik dan layak,
misalnya dengan menjalankan upacara persemayaman dan penguburan
yang sebaik-baiknya sesuai kemampuan.
5. menjalankan upacara sembahyangan dengan tulus hati bila pada saat hari-hari diadakan sembahyangan untuk mengenang Orangtua,
yaitu merasakan seolah-olah Orangtua hadir saat itu.
Dari Kitab Lun - Ie : Membicarakan Bakti
(dari bab Wei Chen) :
Apa bedanya dengan memelihara hewan kalau tanpa sikap hormat dalam merawat orang tua.
"Orang sekarang yang disebut berbakti, hanya asal memberikan penghidupan saja.
Anjing, kuda sekalipun bisa saja dipelihara, kalau merawat orang tua tidak dengan rasa hormat, lalu apa beda-nya?"
Nabi Kong Hu Cu mengatakan :
bahwa orang zaman sekarang ini sudah merasa dirinya berbakti, asalkan telah bisa memberikan
~kebutuhan makan,
~pakaian dan
~tempat tinggal
kepada Orangtua.
Tapi coba lihat-lah; bukan-kah binatang seperti anjing dan kuda pun bisa dipelihara, diberi makan, diberi kandang?
Kalau dalam memberi penghidupan kepada Orangtua tanpa disertai sikap yang hormat dan tulus; lalu apa beda-nya dengan memelihara binatang?
Omithofo...

Komentar
Posting Komentar